Pengamatan Seni Tari ( Bab V )

Nama: Fahri Ezza Fadhilla
Kelas : 9D
Absen: 09



                ( Pengamatan Seni Tari 



  1. Tari Bedhaya Ketawang berasal dari daerah Surakarta yang berunsurkan  tarian ini dilakukan oleh sembilan orang penari wanita, para penari ini mengenakan pakaian pengantin adat jawa lengkap dengan aksesorisnya, tarian ini diiringi dengan musik dan alat musik yang digunakan untuk mengiringi tarian ini adalah gendhing ketawang. Tari Bedhaya Ketawang adalah sebuah tarian kebesaran yang hanya dipertunjukkan ketika upacara peringatan kenaikan tahta raja.https://youtu.be/kAWGMvcQmaEht
  2. Tari Ronggeng berasal dari daerah Jawa Tengah yang berunsurkan gerakannya mengandung unsur sensual, untuk laki-laki pakaian yang biasanya dikenakan di antaranya pangsi, iket, beubeur, serta golok sebagai tambahan properti, sedangkan untuk pakaian perempuan biasanya menggunakan kebaya, sinjang selutut, beubeur, sampul, serta aksesoris lain seperti bunga yang biasa ditaruh di kepala, Alat musik yang biasanya digunakan untuk mengiringi tarian ini adalah rebab dan gong. Pada mulanya tarian ronggeng ini adalah tarian yang dilakukan untuk mengadakan suatu upacara tertentu seperti upacara untuk meminta kesuburan tanah.https://youtu.be/uOwrmoHpKLE

3.  Tari Lilin berasal dari Sumatera Barat, tari ini memiliki unsur para penari yang melakukan tarian ini menggunakan piring kecil dengan lilin yang menyala diatasnya, tarian ini biasa dimainkan pada malam hari, alat musik yang biasanya digunakan untuk mengiringi tarian ini adalah biola, gong, kenong, bonang,dan gitar.  tarian ini bermula dari kisah seorang gadis yang telah ditinggalkan oleh tunangannya dan pada saat itu ia kehilangan cincin tunangannya. Gadis itu mencari-cari cincinnya sampai malam hari dengan menggunakan lilin yang berada diatas piring kecil. Pada saat ia mencari cincin tunangannya itulah tercipta gerakan tubuh yang gemulai dan begitu indahhttps://youtu.be/w_TqA8eZIF8
4. Tari Saman adalah tarian yang berasal dari daerah Aceh lebih tepatnya dari suku Gayo berunsurkan tarian ini tidak menggunakan alat musik untuk mengiringi tariannya melainkan menggunakan  perpaduan nyanyian para penarinya dan dengan suara tepukan pada gerakan tarian (tepuk tangan, dada dan paha), jumlah penari yang dibutuhkan untuk membawakan tarian ini harus berjumlah ganjil (pada umumnya 17), gerakan tarian saman ini unik dan beda daripada yang lain karena syarat akan kekompakan dan keharmonisan dimana  gerakan pemain satu dengan pemain lainnya saling berhubungan sehingga para penari harus fokus pada gerakan tari dan juga harus tetap melantunkan nyanyiannya, lirik-lirik lagu yang dinyanyikan para penari berisikan dakwah agama Islam,https://youtu.be/NffM4mJ3Jd0

Komentar